02564 2200361 4500001002100000005001500021035002000036006000700056007001500063008003900078040002200117100010500139245015200244300006200396082002000458084002000478090002000498264007600518264004000594336003600634337002000670338002900690500003100719500010100750520120300851650002002054650003102074700003502105700001802140700001902158850001202177990001302189INLIS00000000000012120221118091252 a0010-1122000121i||| fsd usmguuupuuu220830b|||| jki||| f ind aJKPNPNAbinderda1 aSiauw, Felix Y.,d1984-dSiauw, Felix Y.,d1984-d1984-epenulisepenuliseSiauw, Felix Y.,epenulis10aUdah putusin aja! :bjaga kehormatanmu, raih kemulianmu /cpenulis, Felix Y. Siauw ; penyunting, Ayatullah Khomeiny ; dibacakan oleh Yuni dan Rizki a1 cakram audio :bdigital, stereo, CD audio ;c4 3/4 inci042[23]a899.221 3 a899.221 3 SIA u a899.221 3 SIA u 0aJakarta :bYayasan Mitra Netra,c[tahun produksi tidak teridentifikasi] 1aBandnung :bPenerbit Mizania,c2013 2rdacontentakata yang diucapkan 2rdamediaaaudio 2rdacarrieracakram audio aJudul diambil dari kemasan aDialihkan ke dalam format DAISY (Digital Accessible Information System) oleh Yayasan Mitra Netra aIslam tidak pernah mengharamkan cinta. Islam mengarahkan cinta agar ia berjalan pada koridornya. Bila bicara cinta di antara lawan jenis, satu-satunya jalan adalah dengan pernikahan, yang dengannya cinta menjadi halal dan penuh keberkahan. Sebaliknya, Islam melarang keras segala jenis interaksi cinta yang tiada halal. Bukan karena apa pun, tapi karena Islam adalah agama yang memuliakan manusia dan mencegah kerusakan-kerusakan yang akan terjadi pada diri manusia itu sendiri. Sialnya, kaum Muslim kini hidup dalam kungkungan masyarakat yang sebagian besar salah kaprah dalam cinta. Karenanya tidak dikenal lagi kesakralan pernikahan dan kesucian diri, apalagi kehormatan dan kemuliaan jiwa. Semua sudah terganti dengan pergaulan bebas, ada yang menyebutnya pacaran, teman tapi mesra, dibalut dalam alasan kakak-adik, teman dekat, ataupun yang lainnya. #UdahPutusinAja, sebab apa pun namanya, kelak akan bersaksi seluruh bagian tubuh di depan Allah. Karenanya, sedari dini mari mendidik cinta, mengajarinya agar ia bersemi dalam taat, bukan direndahkan oleh maksiat. Ajarkan cinta agar ia benar hingga membuat pemiliknya terhormat, bukan nista yang ditanggung karena terbuai cinta yang terlaknat. 4aFiksi Indonesia 4aKehidupan beragama (Islam)0 aAyatullah Khomeinyepenyunting0 aYuniepembaca0 aRizkiepembaca aJKPNPNA a00730073